ASKEP GGK NIC NOC PDF

This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA. Home current Explore. Words: 5, Pages: Preview Full text.

Author:Gok Nagore
Country:Benin
Language:English (Spanish)
Genre:Finance
Published (Last):26 October 2004
Pages:340
PDF File Size:14.12 Mb
ePub File Size:16.33 Mb
ISBN:710-3-60384-679-3
Downloads:99137
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Bajinn



This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA. Home current Explore. Words: 5, Pages: Preview Full text. Latar Belakang ……………………………………………………………… B.

Tujuan Penulisan ……………………………………………………………. Definisi …………………………………………………………………. Etiologi ………………………………………………………………… Patofisiologi ……………………………………………………………… D. Jenis — jenis ……………………………………………………………… E. Tanda dan Gejala ………………………………………………………..

Penatalaksanaa Medis ………………………………………………….. Komplikasi ………………………………………………………………. Pengkajian ……………………………………………………………….. Diagnose keperawatan ………………………………………………….. Rencana atau Interverensi ……………………………………………..

Kesimpulan ……………………………………………………………………. Saran ………………………………………………………………………….. Pelayanan keperawatan saat ini tidak hanya di tuntut bermutu tinggi tetapi juga dapat menjawab tantangan zaman dan tuntutan masyarakat semakin tinggi. Untuk itu, kita semua perlu berbenah diri dan menyiapkan diri mengikuti perkembangan yang ada, termasuk menyiapkan semua standar — standar praktek sesuai profesi masing — masing, termasuk standar praktek untuk profesi keperawatan, agar kita dapat memberikan pelayanan yang bermutu sesuai standar profesi.

Bukan tidak mungkin, saat ini berbagai tuntuan yang bermuara ke pengadilan bersumber dari tindakan perawat yang tidak sesuai dengan standar profesi keperawatan. Menghindari hal ini, maka kami mengharapkan agar dengan standar — standar praktek yang telah disiapkan oleh komite keperawatan para perawat di Rumah Sakit Bali Royal ini dewa dapat mematuhinya.

Rumah sakit bali royal yang mempunyai visi asuham keperawatan yang bermutu dan professional sangat mendukung upaya pihak keperawatan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keperawatn sehingga dapat memberikan asuhan keperawatan sesuai standar.

Salah satunya adalah Standar Asuhan Keperawatan ini, sebagai pedoman bagi para perawat dalam memberikan Asuhan Keperawatan. Kami mengharap agar standar ini dapat digunakan dengan baik, dan apabila masih ada kekurangan di masa depan kita akan memperbaikinya bersama — sama. Denpasar , Oktober Dr. Seiring dalam perkrmbangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangatn pesat, maka tingkat pengetahuan dan social ekonomi masyarakat akan mengalami perkembangan dan peningkatkan.

Dengan demikian, kebutuhan dan tuntutan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang berkwalitas, terkini dan unggul akan mengalami peningkatan pula. Atas dasar tersebut, maka Komite Keperawatan menyusun Standar Asuha Keperawatan Hemodialisayang dirangkum dari berbagai literature dan narasumber. Buku ini digunakan sebagai pedoman dalam memberikan asuhan keperawatan sehingga pelayanan kesehatan yabg diberikan sesuai dengan standar profresi yang berlaku.

Buku ini masih perlu peyempurnaan disesuaikan dengan perekembangan ilmu pengetahuan pengetahuan dan tehnologi serta pelayanan di Bali Royal Hospital. Oleh karena itu, diharapkan adanya masukan, kritik, dan saran yang membangun guna penyempurnaan pada penerbitan berikutnya, sehingga dapat berkwalitas pelayanan keperawatan di Bali Royal Hospital. Om Shanti, Shanti, Shanti Om. Latar Belakang Sejak pada tahun hemodialisa diterapkan sebagai suatu terapi pengganti ginjal pada pasien gagal ginjal akut dan gagal ginjal terminal.

Hemodialisa merupakan terapi pengganti yang bertindak sebagai ginjal buatan artificial kidney atau dialyzer. Biasanya di Indonesia hemodialisa dilakukan 2 kali seminggu. Setiap kali hemodialisa dibutuhkan waktu selama kurang lebih 5 jam. Di beberapa pusat dialysis lainnya ada yang dilakukan hemodialisa 3 kali seminggu dengan lama dialysis 4 jam. Hemodialisa merupakan salah satu terapi faal ginjal dengan tujuan untuk mengeluarkan zat — zat metabolisme protein dan koreksi gangguan keseimbangan air dan elektrolit antara kompartemen darah pasien dengan kompartemen larutan diasilat melalui membrane semipermeabel yang bersifat sebagai pengganti ginjal.

Hemodialisis sering disebut pada orang awan sebagai terapi cuci darah. Hemodialisa terbukti dapat bermanfaat dalam memperpanjang usia dan meningkatkan kualitas hidup penderita gagal ginjal terminal. Dalam suatu proses hemodialisis, darah penderita dipompa oleh mesin kedalam kompartemen darah pada dialyzer. Dialyzer mengandung ribuan serat atau fiber sintetis yang berlubang kecil ditengahnya.

Darah mengalir di dalam lubang serat sedangkan cairan dialisis yaitu dialisat mengalir diluar serat. Dinding serat bertindak sebagai membran semipermeabel tempat terjadinya proses ultrafiltrasi.

Ultrafiltrasi terjadi dengan cara meningkatkan tekanan hidrostatik melintasi membran dialyzer dengan cara menerapkan tekanan negatif ke dalam kompartemen dialisat yang menyebabkan air dan zat-zat terlarut berpindah dari darah ke dalam cairan dialisat.

Hal ini dapat bermanfaat untuk menyedot kelebihan cairan tubuh dan sampah-sampah sisa hasil metabolik. Hemodialisis di Indonesia dimulai pada tahun dan sampai sekarang ini telah dilaksanakan pada banyak rumah sakit rujukan. Umumnya dipergunakan ginjal yang kompartemen darahnya adalah kapiler selaput semipermeabel hollow fibre kidney.

Kualitas hidup yang diperoleh cukup baik dan panjang umur tertinggi sampai sekarang adalah 14 tahun B. Tujuan penulisan 1. Tujuan umum Memberi pedoman tertulis bagi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan professional sesuai standar 2.

Tujuan khusus a. Menambah pengetahuan perawat tentang asuhan keperawatan pada pasien yang menjalani hemodialisa, yang merupakan model konsep yang akan dipakai untuk keperawatan. Menambah pengetahuan perawat tentang proses keperawatan, yang merupakan konsep yang harus dipakai dalam memberikan asuhan keperawatan. Menambah keterampilan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan professional, sesuai dengan standar asuhan keperawatan dan prinsip — prinsip proses keperawatan.

Definisi Hemodialisa berasal dari kata hemo dan dialisa. Hemo adalah darah sedangkan dialisa adalah pemisahan atau filtrasi. Pada prinsipnya hemodialisa menempatkan darah berdampingan dengan cairan dialisat atau pencuci yang dipisahkan oleh suatu membran atau selaput semi permeabel. Membran ini dapat dilalui oleh air dan zat tertentu atau zat sampah.

Proses ini disebut dialysis yaitu proses berpindahnya air atau zat, bahan melalui membran semi permeable. Menurut Price dan Wilson dialisis adalah suatu proses dimana solut dan air mengalami difusi secara pasif melalui suatu membran berpori dari kompartemen darah menuju kompartemen dialisat. Hemodialisis dan dialisis peritoneal merupakan dua teknik utama yang digunakan dalam dialisis. Prinsip dasar kedua teknik tersebut sama yaitu difusi solut dan air dari plasma ke larutan dialisat sebagai respon terhadap perbedaan konsentrasi atau tekanan tertentu.

Menurut Tisher dan Wilcox hemodialisis didefinisikan sebagai pergerakan larutan dan air dari darah pasien melewati membran semipermeabel dializer ke dalam dialisat. Dializer juga dapat dipergunakan untuk memindahkan sebagian besar volume cairan. Pemindahan ini dilakukan melalui ultrafiltrasi dimana tekanan hidrostatik menyebabkan aliran yang besar dari air plasma dengan perbandingan sedikit larutan melalui membran. Hemodialisis memerlukan sebuah mesin dialisis dan sebuah filter khusus yang dinamakan dializer suatu membran semipermeabel yang digunakan untuk membersihkan darah, darah dikeluarkan dari tubuh penderita dan beredar dalam sebuah mesin di luar tubuh.

Hemodialisis memerlukan jalan masuk ke aliran darah, maka dibuat suatu hubungan buatan antara arteri dan vena fistula arteriovenosa melalui pembedahan NKF, Tujuan Menurut Havens dan Terra , tujuan dari hemodialisis antara lain : : 1.

Menggantikan fungsi ginjal dalam fungsi ekskresi, yaitu membuang sisa-sisa metabolisme dalam tubuh, seperti ureum, kreatinin, dan sisa metabolisme yang lain. Menggantikan fungsi ginjal dalam mengeluarkan cairan tubuh yang seharusnya dikeluarkan sebagai urine saat ginjal sehat.

Meningkatkan kualitas hidup pasien yang menderita penurunan fungsi ginjal. Menggantikan fungsi ginjal sambil menunggu program pengobatan yang lain. Indikasi Hemodialisa sebagai terapi penyakit ginjal end-stage digunakan lebih dari Standarisasi terapi ini dimulai pada tahun oleh beberapa ahli seperti Kolff, Merrill, Sribner dan Schreiner. Terapi ini juga mempertimbangkan segi pendidikan, pekerjaan, dan kondisi kesehatan pasien. Kebanyakan ahli ginjal mengambil keputusan terapi berdasarkan kesehatan penderita yang terus diikuti dengan cermat sebagai penderita rawat jalan.

Pengobatan biasanya dimulai apabila penderita sudah tidak sanggup lagi bekerja purna waktu, menderita neuropati perifer atau memperlihatkan gejala klinis lainnya. Penderita tidak boleh dibiarkan terus menerus berbaring ditempat tidur atau sakit berat sampai kegiatan sehari-hari tidak dilakukan lagi.

Selain indikasi tersebut juga disebutkan adanya indikasi khusus yaitu apabila terdapat komplikasi akut seperti oedem paru, hiperkalemia, asidosis metabolik berulang, dan nefropatik diabetik.

Pasien yang terdapat gejala-gejala uremia dan secara mental dapat membahayakan dirinya juga dianjurkan dilakukan hemodialisa. Indikasi Hemodialisa Pada umumya indikasi dari terapi hemodialisa pada gagal ginjal kronis adalah laju filtrasi glomerulus LFG sudah kurang dari Keadaan umum buruk dan gejala klinis nyata Penderita dapat mengalami gangguan kesadaran.

Adanya gangguan asidosis metabolik dan atau gejala sindrom uremia seperti mual, muntah dan anoreksia. Tanda — tanda overload cairan seperti edem, sesak napas akibat edema paru, serta adanya gangguan jantung. Penderita juga dapat mengeluhkan sulit kencing anuria lebih dari 5 hari. Kontra indikasi Menurut Thiser dan Wilcox, kontra indikasi dari hemodialisa adalah hipotensi yang tidak responsif terhadap presor, penyakit stadium terminal, dan sindrom otak organik.

Sedangkan menurut PERNEFRI kontra indikasi dari hemodialisa adalah tidak didapatkan akses vaskuler pada hemodialisa, akses vaskuler sulit, instabilitas hemodinamik dan koagulasi. Kontra indikasi hemodialisa yang lain diantaranya adalah penyakit alzheimer, demensia multi infark, sindrom hepatorenal, sirosis hati lanjut dengan ensefalopati dan keganasan lanjut.

Proses hemodialisa Mesin hemodialisis yang digunakan untuk tindakan hemodialisis berfungsi mempersiapkan cairan dialisat, mengalirkan dialisat dan aliran darah melewati suatu membran semipermeabel, dan memantau fungsinya termasuk dialisat dan sirkuit darah korporeal. Pemberian heparin melengkapi antikoagulasi sistemik. Darah dan dialisat dialirkan pada sisi yang berlawanan untuk memperoleh efisiensi maksimal dari pemindahan larutan. Dalam proses hemodialisis diperlukan suatu mesin hemodialisis dan suatu saringan sebagai ginjal tiruan yang disebut dializer, yang digunakan untuk menyaring dan membersihkan darah dari ureum, kreatinin dan zat-zat sisa metabolisme yang tidak diperlukan oleh tubuh.

Untuk melaksanakan hemodialisis diperlukan akses vaskuler sebagai tempat suplai dari darah yang akan masuk ke dalam mesin hemodialisis NKF, Akses vaskular sangat penting pada prosedur hemodialisis dengan tujuan untuk menghubungkan sirkuit darah pasien dengan membran dializer. Adapun jenis dari akses vaskuler tersebut adalah : 1.

Akses vaskular sementara Metoda ini melalui pembuluh darah vena yaitu femoral dan vena jugularis interna.

AMILOIDOSE RENAL PDF

Salinan terjemahan NANDA 2018-2020.pdf

This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA. Home current Explore. Words: 35, Pages: Preview Full text. Sedangkan gangguan fungsi ginjal yaitu penurunan laju filtrasi glomerulus yang dapat digolongkan dalam kategori ringan, sedang dan berat Mansjoer,

LATEX CHANGEBAR PDF

Askep Gagal Ginjal Kronik Aplikasi Nanda NIC NOC

Thank you for interesting in our services. We are a non-profit group that run this website to share documents. We need your help to maintenance this website. Please help us to share our service with your friends.

Related Articles